RSUD dr. H. Jusuf, SK Sukses Laksanakan Operasi Bedah Jantung: Bukti Kemajuan Layanan Kesehatan di Daerah

RSUD dr. H. Jusuf, SK Sukses Laksanakan Operasi Bedah Jantung: Bukti Kemajuan Layanan Kesehatan di Daerah

TARAKAN – Upaya peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan Utara menunjukkan kemajuan signifikan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf, SK kini telah berhasil melaksanakan operasi bedah jantung secara mandiri sejak tahun 2025. Hingga saat ini, tercatat sudah empat tahap operasi dengan total 13 pasien yang berhasil ditangani dengan baik.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan tim medis yang profesional dan sarana prasarana (sarpras) yang semakin lengkap. RSUD dr. H. Jusuf, SK memiliki dokter spesialis jantung berpengalaman, termasuk dokter intervensi, serta perawat yang terlatih dan andal dalam menangani pasien dengan gangguan jantung.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti ruang intensif khusus pasien jantung (ICVCU) dan ICU pascaoperasi bedah jantung. Di ruang tersebut tersedia monitor invasif canggih seperti Central Venous Pressure, Arterial Blood Pressure, dan Swan Ganz, yang berfungsi memantau kondisi pasien secara akurat dan real-time.

Selain itu, fasilitas penunjang diagnostik juga lengkap dengan alat Echocardiography baik Trans Thoracal maupun Trans Esophageal, serta ruang kateterisasi jantung (cathlab) yang mampu melakukan tindakan diagnostik hingga pemasangan stent (ring). Tak hanya itu, rumah sakit ini memiliki ruang operasi khusus bedah jantung yang dilengkapi dengan perangkat dan monitor berteknologi tinggi.

Direktur RSUD dr. H. Jusuf, SK menjelaskan, hadirnya layanan bedah jantung di Tarakan memberikan dampak besar bagi masyarakat. “Dengan adanya layanan ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah. Selain menghemat waktu antre dan biaya transportasi, hal ini juga meringankan beban hidup pasien dan keluarga selama masa perawatan.

Pihak rumah sakit menargetkan, layanan bedah jantung ini akan menjadi program rutin ke depannya. “Kami terus melakukan pemantapan sumber daya manusia dan penyempurnaan sarana prasarana agar layanan bedah jantung dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kehadiran layanan bedah jantung di RSUD dr. H. Jusuf, SK menjadi tonggak penting bagi pelayanan kesehatan di wilayah Kalimantan Utara, sekaligus bukti nyata bahwa daerah pun mampu menghadirkan layanan medis berstandar tinggi bagi masyarakatnya. (*)

(more…)

RSUD dr. H. Jusuf SK, Pelopor Bedah Jantung Terbuka di Kalimantan Utara

RSUD dr. H. Jusuf SK, Pelopor Bedah Jantung Terbuka di Kalimantan Utara

TARAKAN – RSUD dr. H. Jusuf SK di Kalimantan Utara telah mencetak sejarah penting dalam dunia kesehatan dengan meluncurkan layanan bedah jantung terbuka. Sebagai rumah sakit pertama di ujung utara Indonesia yang menyediakan fasilitas ini, RSUD dr. H. Jusuf SK menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerahnya.

Peluncuran program ini bukan hanya memberikan harapan baru bagi pasien, tetapi juga menandai langkah maju dalam upaya pemerataan layanan kesehatan di Indonesia. Dengan dukungan tenaga medis berpengalaman dan peralatan modern, RSUD dr. H. Jusuf SK siap memberikan perawatan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Utara, menjadikannya sebagai pionir dalam bidang kardiovaskular.

Diketahui, pada tanggal 15 Februari 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK di Provinsi Kalimantan Utara mencatatkan sejarah baru dengan pelaksanaan Program Bedah Toraks dan Kardiovaskular, yang lebih dikenal sebagai Bedah Jantung Terbuka.

Momen bersejarah ini menjadikan RSUD dr. H. Jusuf SK sebagai rumah sakit pertama di ujung utara Indonesia yang memiliki fasilitas bedah jantung terbuka, sebuah capaian yang sangat signifikan bagi layanan kesehatan di daerah tersebut.

Acara peluncuran ini dihadiri secara virtual oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif ini. 

Ia berharap bahwa upaya ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Utara. Selain itu, acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Datu Iqra Ramadhan, S.Sos., M.Si, yang mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum.

Dalam sambutannya, Datu Iqra menyampaikan pesan dari Gubernur Kaltara yang mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Kesehatan RI, tenaga medis, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam terlaksananya operasi bedah jantung terbuka perdana di RSUD dr. H. Jusuf SK.
 
Datu Iqra juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi luar biasa dalam menyediakan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di Kalimantan Utara. Operasi bedah jantung terbuka perdana ini dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Februari 2025, melibatkan lima pasien yang menjalani prosedur tersebut, termasuk dua di antaranya adalah anak-anak.

Langkah ini menjadi sebuah prestasi penting, karena bedah jantung terbuka pada anak-anak ini merupakan yang pertama di luar kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya. 

Hal ini menunjukkan komitmen RSUD dr. H. Jusuf SK untuk memberikan layanan yang lebih merata di seluruh Indonesia, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di kota-kota besar.

Plt. Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Aziz B., Sp.PK, menjelaskan bahwa persiapan untuk program ini telah dilakukan dengan matang. Ia menyatakan bahwa tim medis yang terlibat terdiri dari dokter-dokter berpengalaman dan perawat yang terlatih khusus dalam bidang kardiovaskular. 

Ia menekankan semangat tim untuk memulai program ini dan mengharapkan dapat memberikan harapan baru bagi pasien-pasien yang membutuhkan perawatan bedah jantung. Kesuksesan pelaksanaan bedah jantung terbuka ini tidak hanya menandai kemajuan dalam fasilitas kesehatan di Kalimantan Utara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Kini, pasien yang membutuhkan layanan bedah jantung tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kota-kota besar, yang seringkali menjadi beban finansial dan emosional bagi mereka dan keluarga.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan jantung secara rutin. RSUD dr. H. Jusuf SK berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit kardiovaskular.

Melihat antusiasme masyarakat dan dukungan yang kuat dari pemerintah serta Kementerian Kesehatan, RSUD dr. H. Jusuf SK optimis bahwa program ini akan berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Ini adalah langkah awal yang besar dalam meningkatkan layanan kesehatan di Kalimantan Utara dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Dengan demikian, RSUD dr. H. Jusuf SK tidak hanya menjadi rumah sakit yang memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi banyak orang. Sejarah baru dalam pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk meningkatkan fasilitas kesehatan mereka demi kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. (*)

(more…)

Kebijakan Gubernur Kaltara Beri Dampak Positif di RSUD Jusuf SK

Kebijakan Gubernur Kaltara Beri Dampak Positif di RSUD Jusuf SK

TARAKAN – Dalam memastikan pelayanan kesehatan tercapai dengan baik di masyarakat, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., memberikan kebijakan yaitu membebaskan biaya pelayanan kemoterapi pada layanan Bedah Onkologi dan Hematologi Onkologi di RSUD dr. H Jusuf SK.

Dikonfirmasi langsung Pelaksana Tugas (Plt). Direktur RSUD dr. H Jusuf SK, dr. Budy Azis B., Sp. PK., menyampaikan masuknya surat diskresi dari BPJS tidak dapat dipenuhi, salah satunya dikarenakan jadwal dokter yang disepakati tidak bisa diklaimkan ke BPJS, Senin (2/9).

“Kebijakan Bapak Gubernur Zainal sangat berdampak positif di RSUD dr. H. Jusuf SK, terutama untuk pasien yang sedang menjalankan kemoterapi, jika dirujuk jadwal terapi akan berubah menyesuaikan dengan tempat yang dirujuk,” katanya.

Sebab, di rumah sakit mana pun jadwal kemoterapi itu mengikuti antrian terjadwal, dan saat ini ada kurang lebih 16 orang pasien.

dr. Budy menuturkan melalui kebijakan orang nomor satu di Kaltara tersebut, maka pelaksanaan melanjutkan layanan kesehatan kemoterapi dapat dilakukan sampai selesai dan beragam sesuai jadwal pasien.

Ia menjelaskan pihak RSUD dr. H. Jusuf SK saat ini sedang melakukan pendekatan dengan beberapa rumah sakit baik di Jawa, Sulawesi dan Kalimantan, juga dengan pusat pendidikan spesialis agar dalam waktu dekat bisa mendapatkan spesialis – spesialis yang dibutuhkan.

“Mohon masyarakat agar dapat bersabar dan memaklumi, kami dari Pemerintah Provinsi maupun Manajemen RSUD dr. H. Jusuf SK sedang berupaya keras untuk menyiapkan tenaga – tenaga dokter Spesialis Konsultan yang dibutuhkan mengingat banyaknya jumlah pasien yang harus di kemoterapi,”tuntasnya. (*)

(more…)

Gubernur Kaltara Resmikan Rumah Singgah RSUD Jusuf SK

Gubernur Kaltara Resmikan Rumah Singgah RSUD Jusuf SK

TARAKAN – Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, resmikan penggunaan Rumah Singgah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK, di Jalan Pulau Bangka, Senin, 12 Febuari 2024.

“Alhamudulillah rumah singgah kita sudah realisasikan, mulai hari ini masyarakat yang secara finansial keluarga kurang mampu untuk menginap di hotel atau penginapan bisa ditampung di rumah singgah,” ungkap Zainal Andi Paliwang kepada awak media, Senin 12 Febuari 2024.

Zainal Andi Paliwang mengatakan renovasi Rumah Singgah sudah lama digagas dan direncanakan, walaupun sempat terkendala dengan anggaran akhirnya bisa terealisasi dan dimanfaatkan untuk masyarakat.

Rumah singgah ini berjarak kurang lebih 40 meter dari RSUD dr. H. Jusuf SK, mudah diakses siapa pun dan memiliki 7 kamar yang bisa digunakan oleh pasien dan keluarga yang berobat.

Ia mengharapkan Rumah Singgah tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin kepada yang membutuhkan tempat tinggal selama keluarganya di rujuk berobat di RSUD dr. H. Jusuf SK bisa dijaga dan dikelolah dengan baik.

Oleh karena itu Gubernur meminta kepada RSUD Dr. H. Jusuf SK. agar segera menunjuk pengelolah Rumah Singgah sehingga bisa membantu masyarakat yang dirujuk berobat kesini bisa menggunakannya.

Rumah Singgah diperuntukan Pasien Kelas 3. Agar bisa ditampung di rumag singgag tersebut agar tetap untuk melapor ke pengelola. Selain itu juga disediakan fasilitas lainnya seperti kompor, dispenser, dan beras tanpa dipungut biaya.

“Rumah Singgah ini kami buat untuk seluruh masyarakat Kalimantan Utara yang betul – betul bisa dimanfaatkan dan membutuhkan tempat tinggal selama keluarga dirujuk di RSUD dr. H. Jusuf SK,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan, H. Usman, SKM.,M. Kes., Plt. Direktur RSUD dr. Jusuf SK. dr. Budy Aziz B. Sp. PK. (*)

(more…)